Merencanakan liburan di era sekarang terasa sangat mudah. Cukup buka media sosial, scroll sebentar, dan berbagai destinasi langsung muncul di layar.
Mulai dari pantai hidden gem, café aesthetic, sampai spot viral di TikTok semuanya terlihat menarik dan seolah “harus dikunjungi”.
Tapi tanpa disadari, cara kita memilih destinasi ternyata bukan hanya soal keinginan, melainkan juga dipengaruhi oleh mindset tertentu. Di sinilah muncul tiga fenomena yang sedang banyak terjadi di kalangan Gen Z: FOMO, FOBO, dan JOMO.

1. FOMO Travel: Takut Ketinggalan Tren
Pernah ingin liburan ke suatu tempat hanya karena sedang viral?
Itulah FOMO (Fear of Missing Out). Dalam dunia traveling, FOMO membuat seseorang merasa harus datang ke destinasi tertentu agar tidak ketinggalan tren.
Media sosial punya peran besar dalam hal ini. Konten yang menarik sering kali membuat suatu tempat terlihat jauh lebih “worth it” dari kenyataannya.
Tidak heran jika banyak traveler akhirnya memilih destinasi karena tren, bukan karena benar-benar sesuai dengan preferensi mereka.
2. FOBO: Terlalu Banyak Pilihan, Jadi Overthinking
Kalau FOMO membuat kita takut ketinggalan, FOBO (Fear of Better Options) justru membuat kita sulit menentukan pilihan.
Semakin banyak opsi destinasi, semakin besar rasa ragu yang muncul. Takut salah pilih, takut ada yang lebih bagus, atau merasa belum menemukan yang paling “sempurna”.
Akibatnya, banyak orang justru menunda liburan. Terlalu lama membandingkan, terlalu banyak berpikir, sampai akhirnya tidak jadi berangkat.
Fenomena ini semakin sering terjadi di era digital, di mana semua informasi tersedia tanpa batas.
3. JOMO Travel: Menikmati Liburan Tanpa Tekanan
Berbeda dengan FOMO dan FOBO, JOMO (Joy of Missing Out) justru menawarkan cara liburan yang lebih santai.
JOMO adalah tentang menikmati perjalanan tanpa merasa harus ikut semua tren. Traveler dengan mindset ini lebih fokus pada kenyamanan dan pengalaman pribadi.
Tidak harus ke tempat viral. Tidak harus update setiap momen. Yang penting, perjalanan terasa menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan diri sendiri.
Biasanya, JOMO juga identik dengan konsep slow travel, tidak terburu-buru, itinerary lebih santai, dan lebih fokus menikmati suasana.
Gen Z dan Cara Baru Menikmati Liburan
Menariknya, Gen Z sering mengalami ketiga mindset ini sekaligus. Awalnya tertarik karena FOMO, lalu bingung karena FOBO, dan akhirnya menemukan kenyamanan dalam JOMO.
Hal ini menunjukkan bahwa cara traveling saat ini sudah mulai berubah. Liburan bukan lagi sekadar mengikuti tren, tapi juga tentang menemukan pengalaman yang lebih personal.
Baca Juga: Traveling Self Reward Ala Gen Z
Liburan Tanpa Overthinking Itu Mungkin
Dengan banyaknya pilihan dan pengaruh media sosial, merencanakan liburan memang bisa terasa melelahkan.
Kalau tidak hati-hati, FOMO dan FOBO justru membuat kita overthinking sebelum perjalanan dimulai. Padahal, tujuan utama traveling adalah menikmati momen, bukan menambah beban pikiran.
Liburan Praktis Bareng Adyatama Tour
Kalau kamu ingin liburan yang lebih santai tanpa ribet dan tanpa overthinking, Adyatama Tour bisa jadi solusi yang tepat.
Mulai dari itinerary, akomodasi, hingga aktivitas selama perjalanan sudah disiapkan dengan konsep yang nyaman dan praktis.
Kamu tidak perlu lagi bingung memilih terlalu banyak opsi atau takut ketinggalan tren. Cukup fokus menikmati setiap momen perjalanan.
Temukan berbagai pilihan Paket Wisata menarik di Adyatama Tour dan konsultasikan trip kamu melalui WhatsApp bersama tim kami
Kamu juga bisa temukan inspirasi Paket Tour lainnya di Instagram @adyatamatour.