Biasanya, menjelang magrib kita mulai sibuk cari takjil. Ada yang keliling komplek, ada yang duduk santai di masjid, ada juga yang ngabuburit sambil scroll itinerary liburan. Tapi pernah nggak sih kepikiran, gimana rasanya ngabuburit di luar negeri?
Bukan cuma sekadar menunggu azan, tapi menunggu matahari terbenam di negara lain. Dengan suasana berbeda, budaya berbeda, bahkan mungkin bahasa yang berbeda.
Traveling saat Ramadan bukan hal yang mustahil. Justru, kalau direncanakan dengan baik, pengalaman ngabuburit di luar negeri bisa jadi salah satu momen paling berkesan dalam hidupmu. Kalau kamu tertarik menjelajah Asia saat bulan suci, ini beberapa destinasi yang seru untuk merasakan Ramadan dengan cara yang berbeda.

1. Thailand – Ngabuburit dengan Sentuhan Tropis dan Multikultural
Thailand mungkin bukan negara pertama yang terlintas saat bicara Ramadan. Tapi justru di situlah daya tariknya. Di kota seperti Bangkok, suasana menjelang berbuka terasa unik. Kawasan Ramkhamhaeng dan sekitar masjid-masjid lokal mulai ramai dengan pedagang makanan halal. Aroma sate, nasi briyani, hingga dessert khas Thailand bercampur di udara sore yang hangat.
Ngabuburit di Thailand bisa dilakukan dengan cara yang santai. Kamu bisa berjalan di tepi Sungai Chao Phraya, menikmati sunset di Asiatique, atau sekadar duduk di taman kota sebelum menuju restoran halal untuk berbuka.
Di wilayah selatan seperti Phuket atau Hat Yai, komunitas Muslim lebih besar sehingga nuansa Ramadan terasa lebih hidup. Banyak restoran menyediakan menu khusus berbuka, bahkan beberapa hotel menyiapkan paket iftar.
Menunggu waktu magrib di Thailand terasa tenang. Tidak terlalu ramai seperti di Indonesia, tapi tetap hangat dan bersahabat. Cocok untuk kamu yang ingin pengalaman Ramadan dengan ritme lebih pelan.
2. Malaysia – Bazaar Ramadan yang Selalu Dirindukan
Kalau ingin suasana Ramadan yang familiar tapi tetap di luar negeri, Malaysia adalah pilihan paling aman. Di Kuala Lumpur, ngabuburit bisa dimulai dari mengunjungi Masjid Negara atau Masjid Wilayah sebelum berbuka. Menjelang magrib, bazaar Ramadan mulai dipadati warga lokal dan wisatawan.
Ngabuburit di Malaysia rasanya seperti di Indonesia, tapi dengan sentuhan budaya Melayu yang khas. Deretan makanan khas Melayu seperti murtabak, ayam percik, kuih manis, hingga minuman segar berwarna-warni membuat suasana terasa meriah.
Traveling saat Ramadan ke sini cocok untuk keluarga atau traveler pemula. Cocok untuk kamu yang ingin mencoba pengalaman luar negeri tanpa terlalu jauh dari kenyamanan suasana rumah.
3. Singapura – Ramadan Modern yang Tertata Rapi
Singapura menawarkan pengalaman ngabuburit yang berbeda: rapi, tertib, dan multikultural. Kawasan Kampong Glam menjadi pusat suasana Ramadan. Di sekitar Masjid Sultan, kamu bisa menemukan bazaar makanan yang modern dengan berbagai pilihan kuliner halal.
Menjelang magrib, area ini mulai ramai. Lampu-lampu hias menyala, suasana terasa hidup, tapi tetap tertib. Kamu bisa ngabuburit dengan berjalan santai menyusuri Haji Lane, menikmati arsitektur khas, atau duduk santai di area pedestrian sambil menunggu waktu berbuka. Traveling saat Ramadan di Singapura terasa praktis karena transportasinya mudah dan jarak antar lokasi tidak terlalu jauh.
4. Turki – Ramadan yang Penuh Atmosfer Spiritual
Walaupun secara geografis berada di dua benua, Turki tetap sering masuk bucket list traveler Asia. Dan untuk suasana Ramadan, Turki sulit untuk ditandingi.
Di Istanbul, ngabuburit paling seru dilakukan di taman sekitar Masjid Biru atau Hagia Sophia. Banyak keluarga datang membawa makanan sendiri dan duduk bersama menunggu azan magrib.
Langit senja Istanbul dengan latar kubah masjid menciptakan suasana yang dramatis dan hangat. Begitu azan berkumandang, suasana berubah menjadi penuh kebersamaan.
Setelah berbuka, kamu bisa menikmati suasana malam Ramadan yang meriah dengan lampu-lampu khas dan street food lokal. Traveling saat Ramadan ke Turki bukan hanya soal wisata, tapi juga pengalaman spiritual yang mendalam.
5. Vietnam – Pengalaman Ramadan yang Tenang dan Unik
Vietnam mungkin bukan negara yang identik dengan Ramadan. Namun justru di situlah letak keunikannya. Di kota seperti Ho Chi Minh City atau Hanoi, komunitas Muslim memang tidak sebesar di negara lain, tetapi tetap ada masjid dan restoran halal yang bisa dikunjungi.
Ngabuburit di Vietnam bisa dilakukan dengan berjalan santai di sekitar danau Hoan Kiem, menikmati suasana sore di tepi sungai Saigon, atau duduk di kafe halal menjelang waktu berbuka.
Karena mayoritas penduduknya non-Muslim, suasana Ramadan di Vietnam terasa lebih personal dan reflektif. Kamu akan lebih fokus pada perjalanan spiritualmu sendiri, sambil tetap menikmati keindahan kota yang dinamis. Traveling saat Ramadan ke Vietnam cocok untuk kamu yang ingin pengalaman berbeda dan lebih tenang.
Tips Nyaman Ngabuburit di Asia Saat Ramadan
Agar pengalaman ngabuburit di luar negeri tetap nyaman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
• Pastikan mengetahui lokasi masjid dan restoran halal
• Atur itinerary agar tidak terlalu padat
• Hindari aktivitas berat di siang hari
• Perhatikan durasi puasa yang bisa berbeda di tiap negara
• Pilih hotel dengan lokasi strategis
Traveling saat Ramadan tetap bisa menyenangkan asal direncanakan dengan matang. Jangan memaksakan diri, dan pastikan tubuh tetap terjaga kondisinya.
Baca Juga: Tips Traveling di Bulan Puasa
Ngabuburit yang Jadi Cerita Tak Terlupakan
Ada sesuatu yang berbeda ketika kamu menunggu azan magrib di negara lain. Suasananya mungkin tidak sama seperti di rumah. Tidak ada suara bedug yang keras, tidak ada deretan penjual takjil di setiap sudut jalan. Tapi justru di situlah letak keindahannya.
Kamu belajar melihat Ramadan dari perspektif global. Bahwa bulan suci ini dirayakan dengan cara yang beragam, namun tetap memiliki esensi yang sama: kebersamaan, kesabaran, dan rasa syukur. Suatu hari nanti kamu akan mengenang Ramadan bukan hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga bulan perjalanan yang penuh cerita.
Liburan Ramadan Asia Lebih Nyaman Bersama Adyatama Tour
Kalau kamu ingin merasakan pengalaman ngabuburit di luar negeri tanpa ribet mengatur semuanya sendiri, Adyatama Tour siap membantu.
Dengan paket tour Asia yang dirancang nyaman untuk traveling saat Ramadan, itinerary tetap efisien tanpa menguras energi. Waktu istirahat cukup, hotel strategis, dan perjalanan terasa lebih santai.
Kenapa pilih Adyatama Tour?
• Tiket pesawat pulang–pergi sudah termasuk
• Hotel nyaman di lokasi strategis
• Itinerary fleksibel dan ramah Ramadan
• Tour leader profesional berbahasa Indonesia
• Pendampingan penuh selama perjalanan
• Pilihan paket wisata Asia sesuai gaya liburanmu
Kamu cukup fokus menikmati perjalanan dan menjalani Ramadan dengan tenang.
Yuk, wujudkan pengalaman ngabuburit di luar negeri yang berbeda tahun ini.
Cek paket wisata lengkapnya di website resmi Adyatama Tour dan konsultasikan trip impianmu sekarang juga via WhatsApp.